Analisis Brand

Grow with Ati

Analisis media sosial di 2 platform - 30 hari terakhir

Filter analisis

Pilih satu brand terdaftar dan rentang laporan.

6 brand terdaftar

Brand

▾
2 platformGrow with Ati (Owned) · 8 postingan

Tampilan saat ini

Grow with Ati

30 hari terakhir

8 postingan · 2 platform

Postingan

30 hari terakhir

8

8 Instagram · 0 Facebook · 0 Threads · 0 LinkedIn

Pengikut

2 profil

2.819

Total dari semua platform

Rata-rata engagement / postingan

Suka + komentar

8

Dari 8 postingan terukur

Total engagement

Semua interaksi

64

64 suka · 0 komentar

Sentimen postingan

Distribusi sentimen positif, netral, dan negatif dari 8 postingan

Threads: sentimen teks postingan brand, bukan balasan audiens. Engagement = suka + jumlah balasan; repost dan kutipan tidak termasuk.

Pertumbuhan kumulatif

Total engagement per platform dari waktu ke waktu

Postingan teratas

Postingan dengan engagement tertinggi dari Grow with Ati

Tanggal↓SumberCaptionSuka↓Komentar↓
22 SepIG🔥 Tantangan leadership yang terus berulang perlu dilihat lebih dalam.. bukan sekedar diselesaikan satu per satu. Kalau Anda merasa sudah waktunya memperkuat self-Leadership dan cara Anda memimpin, jangan tunggu sampai tantangan yang sama terus berulang. Feel free to DM saya. Kita bisa mulai dari percakapan sederhana. 📞 #LeadershipCoach #SelfLeadership #LeadershipDevelopment #ExecutiveCoaching #LeadershipIndonesia150
2 OktIGValue seorang leader bukan tentang seberapa banyak Anda tahu. Tetapi seberapa besar Anda mampu membuat expertise di sekitar Anda menjadi lebih bernilai. 💫 💌 DM saya terbuka jika Anda ingin berbicara lebih lanjut tentang tantangan leadership yang sedang Anda hadapi, dan bagaimana saya dapat mendampingi Anda sebagai Leadership Coach. ✨ #Leadership #LeadershipDevelopment #SelfLeadership #LeadershipCoach #GrowAsALeader100
24 SepIGAda satu hal yang sering saya lihat ketika mendampingi teman-teman leaders, dan bahkan sampai sekarang saya rasakan ketika leading team. 🎖️ Semakin tinggi tanggung jawab seseorang, semakin sedikit orang yang akan mengingatkan hal-hal kecil yang sebenarnya menentukan kualitas kepemimpinannya. Contohnya, tidak ada yang mengecek apakah pekerjaan yang paling penting benar-benar sudah dikerjakan, atau justru kalah oleh meeting, chat, email, dan berbagai hal yang terasa urgent. Tidak ada juga yang berdiri di samping kita ketika sebuah percakapan sulit terjadi, ketika kita sedang kecewa dengan tim, menerima feedback yang tidak nyaman, atau harus mengambil keputusan yang tidak semua orang akan sukai. Di level tertentu, Anda memang harus bisa mengelola itu sendiri. Dan yang saya pahami, tantangannya bukan karena seorang leader tidak tahu apa yang harus dilakukan. Mereka tahu. Mereka tahu mana yang penting. Tahu kapan harus mengatakan tidak. Tahu bahwa emosi sedang memengaruhi respons. Tahu bahwa ada keputusan yang sudah terlalu lama ditunda. ⚠️ Tetapi mengetahui tidak selalu berarti mampu menjalankannya secara konsisten. 📌 Di sinilah self-leadership menjadi penting. Bagi saya, self-leadership bukan hanya tentang disiplin atau kemampuan mengatur waktu. 👉 Ini tentang bagaimana kita memimpin diri sendiri ketika tidak ada yang mengawasi. 👉 Bagaimana kita menjaga komitmen yang sudah kita buat. 👉 Bagaimana kita mengelola respons sebelum emosi mengambil alih. 👉 Bagaimana kita tetap mengerjakan hal yang penting, bukan hanya hal yang paling mendesak. 👉 Dan bagaimana kita berani bertanggung jawab atas keputusan yang kita ambil. Karena semakin senior seseorang, semakin besar ruang yang diberikan kepadanya untuk menentukan arah. Dan ruang sebesar itu membutuhkan kemampuan untuk memimpin diri sendiri. That’s why Self-Leadership matters. #LeadershipCoach #SelfLeadership #LeadershipDevelopment #ExecutiveCoaching #LeadershipIndonesia100
26 SepIGMenurut saya, accountability seorang leader sebenarnya dimulai jauh sebelum keputusan terlihat oleh team. Dimulai dari bagaimana ia memimpin dirinya sendiri. 🔔 Apakah ia mampu mengelola emosinya ketika keputusan dipertanyakan? 🔔 Apakah ia tetap fokus ketika situasi mulai tidak berjalan sesuai rencana? 🔔 Apakah ia mampu menentukan apa yang perlu dilakukan terlebih dahulu? 🔔 Dan apakah ia cukup berani untuk memiliki keputusan yang sudah dibuatnya? Karena self-leadership bukan hanya tentang disiplin atau kemampuan mengatur diri. Self-leadership adalah kemampuan untuk tetap memimpin diri sendiri, bahkan ketika keadaan tidak mudah. Dan ketika kemampuan ini kuat, kita tidak hanya menjadi leader yang mampu membuat keputusan. Kita menjadi leader yang mau owning keputusan tersebut, menjalankannya, menghadapi konsekuensinya, dan memperbaikinya ketika diperlukan. Itulah yang kemudian dirasakan oleh team sebagai accountability. Kalau Anda merasa masih perlu memperkuat cara Anda mengelola fokus, emosi, prioritas, dan tanggung jawab dalam menjalankan peran sebagai leader, @otp_academy.id membuka kelas: 📚SELF-LEADERSHIP bersama Leadership Coach @reni_tere Lead Yourself Before Leading Others 📅 Besok! Minggu, 27 September 2026 ⏰ 10.00–11.30 WIB 💻 Online via Zoom Ini bisa menjadi ruang untuk mulai melihat dan memperkuat self-leadership Anda. 🚀✨ #LeadershipCoach #SelfLeadership #LeadershipDevelopment #ExecutiveCoaching #LeadershipIndonesia90
8 OktIGSaya melihat banyak leader yang sebenarnya ingin membangun kolaborasi, tetapi tanpa sadar masih menjadi pusat dari hampir semua keputusan. 👉 Tim diminta memberikan pendapat, tetapi keputusan tetap selalu kembali ke leader. 👉 Tim diberi tanggung jawab, tetapi ruang untuk menentukan cara kerjanya sangat terbatas. Pada akhirnya, tim memang bekerja bersama leader, tetapi belum tentu berkolaborasi dengan leader. ‼️ 🍀Kolaborasi yang matang membuat leader tetap memimpin tanpa harus menjadi orang yang paling tahu, paling banyak bicara, atau paling banyak mengambil keputusan. Karena tujuan akhirnya bukan membuat tim semakin bergantung pada leader. Tetapi membuat tim semakin mampu berpikir, berkontribusi, dan mengambil ownership. Dan membangun pola seperti ini tentu tidak selalu mudah. Leader perlu terus mengevaluasi: 🔎 Apakah cara saya memimpin saat ini membuat tim semakin mandiri? atau justru semakin bergantung pada saya? Jika pertanyaan ini sedang relevan dengan tantangan leadership Anda, mari kita bahas bagaimana membangun pola kolaborasi yang membuat tim lebih empowered, accountable, dan tetap aligned dengan arah bisnis. 📩 DM saya untuk berdiskusi lebih lanjut. #Leadership #LeadershipDevelopment #TeamLeadership #PeopleDevelopment #LeadershipCoach80

Postingan terbaru

Postingan terbaru dari Grow with Ati

Tanggal↓SumberCaptionSuka↓Komentar↓
8 OktIGSaya melihat banyak leader yang sebenarnya ingin membangun kolaborasi, tetapi tanpa sadar masih menjadi pusat dari hampir semua keputusan. 👉 Tim diminta memberikan pendapat, tetapi keputusan tetap selalu kembali ke leader. 👉 Tim diberi tanggung jawab, tetapi ruang untuk menentukan cara kerjanya sangat terbatas. Pada akhirnya, tim memang bekerja bersama leader, tetapi belum tentu berkolaborasi dengan leader. ‼️ 🍀Kolaborasi yang matang membuat leader tetap memimpin tanpa harus menjadi orang yang paling tahu, paling banyak bicara, atau paling banyak mengambil keputusan. Karena tujuan akhirnya bukan membuat tim semakin bergantung pada leader. Tetapi membuat tim semakin mampu berpikir, berkontribusi, dan mengambil ownership. Dan membangun pola seperti ini tentu tidak selalu mudah. Leader perlu terus mengevaluasi: 🔎 Apakah cara saya memimpin saat ini membuat tim semakin mandiri? atau justru semakin bergantung pada saya? Jika pertanyaan ini sedang relevan dengan tantangan leadership Anda, mari kita bahas bagaimana membangun pola kolaborasi yang membuat tim lebih empowered, accountable, dan tetap aligned dengan arah bisnis. 📩 DM saya untuk berdiskusi lebih lanjut. #Leadership #LeadershipDevelopment #TeamLeadership #PeopleDevelopment #LeadershipCoach80
5 OktIGSeorang leader akan bersinar ketika setiap anggota team didorong dan diberikan kesempatan untuk bersinar sendiri dengan kemampuannya masing-masing. Karena itu.. tugas krusial seorang leader adalah untuk mengenal setiap team member. ✔️ Keterampilan yang dimiliki setiap team member. ✔️ Kekuatan yang dimiliki setiap team member. Setelah mengetahuinya, leaders bisa memikirkan cara menggabungkan kekuatan mereka untuk meraih goals yang dituju. Dengan team member yang lebih senior: ✔️ Akui kekayaan pengalaman mereka sebagai aset berharga. ✔️ Buat narasi kolaboratif dimana leaders menggabungkan perspektif baru dengan wawasan dari pengalaman mereka. ✔️ Posisikan diri leaders sebagai fasilitator untuk bertumbuh dan sukses bersama. ✔️ Kembangkan lingkungan dimana usia menjadi pelengkap inovasi. Kepemimpinan sejati adalah tentang mengatur harmoni antara kekuatan yang beragam, memastikan semua anggota team merasa didengar dan dihargai dalam perjalanan menuju tujuan. 💫🚀 #careercoach #businesscoach #leadership #selfdevelopment #LeadershipCoach60
2 OktIGValue seorang leader bukan tentang seberapa banyak Anda tahu. Tetapi seberapa besar Anda mampu membuat expertise di sekitar Anda menjadi lebih bernilai. 💫 💌 DM saya terbuka jika Anda ingin berbicara lebih lanjut tentang tantangan leadership yang sedang Anda hadapi, dan bagaimana saya dapat mendampingi Anda sebagai Leadership Coach. ✨ #Leadership #LeadershipDevelopment #SelfLeadership #LeadershipCoach #GrowAsALeader100
1 OktIGKetika seseorang bertransisi menjadi leader, ada satu perubahan yang sering kali tidak ikut dibicarakan: 📈 Sumber value-nya ikut berubah. Dulu, expertise mungkin menjadi salah satu alasan Anda dipercaya. Tetapi semakin tinggi posisi Anda, semakin kecil kemungkinan Anda menjadi orang yang paling tahu tentang semuanya. Dan justru itu yang perlu diterima. Let this post be a reminder untuk Anda leaders. 💡Leadership bukan tentang mempertahankan posisi sebagai orang paling expert. Tetapi Leadership sebenarnya terlihat ketika Anda mampu: → Mengenali expertise yang ada di dalam tim → Memberi ruang bagi orang lain untuk berpikir → Mengajukan pertanyaan yang memperluas perspektif → Menantang asumsi sebelum mengambil keputusan → Menggunakan pengalaman untuk membangun judgment, bukan sekadar memberikan jawaban "Experience should give you better judgment—not the need to always be right." Sekarang coba tanyakan ke diri Anda: “Apa yang menjadi value saya ketika saya bukan lagi orang paling expert di ruangan?” Pertanyaan ini layak direnungkan, terutama ketika peran dan tanggung jawab Anda terus berkembang. #Leadership #LeadershipDevelopment #LeadershipTips #PersonalDevelopment #SelfDevelopment20
26 SepIGMenurut saya, accountability seorang leader sebenarnya dimulai jauh sebelum keputusan terlihat oleh team. Dimulai dari bagaimana ia memimpin dirinya sendiri. 🔔 Apakah ia mampu mengelola emosinya ketika keputusan dipertanyakan? 🔔 Apakah ia tetap fokus ketika situasi mulai tidak berjalan sesuai rencana? 🔔 Apakah ia mampu menentukan apa yang perlu dilakukan terlebih dahulu? 🔔 Dan apakah ia cukup berani untuk memiliki keputusan yang sudah dibuatnya? Karena self-leadership bukan hanya tentang disiplin atau kemampuan mengatur diri. Self-leadership adalah kemampuan untuk tetap memimpin diri sendiri, bahkan ketika keadaan tidak mudah. Dan ketika kemampuan ini kuat, kita tidak hanya menjadi leader yang mampu membuat keputusan. Kita menjadi leader yang mau owning keputusan tersebut, menjalankannya, menghadapi konsekuensinya, dan memperbaikinya ketika diperlukan. Itulah yang kemudian dirasakan oleh team sebagai accountability. Kalau Anda merasa masih perlu memperkuat cara Anda mengelola fokus, emosi, prioritas, dan tanggung jawab dalam menjalankan peran sebagai leader, @otp_academy.id membuka kelas: 📚SELF-LEADERSHIP bersama Leadership Coach @reni_tere Lead Yourself Before Leading Others 📅 Besok! Minggu, 27 September 2026 ⏰ 10.00–11.30 WIB 💻 Online via Zoom Ini bisa menjadi ruang untuk mulai melihat dan memperkuat self-leadership Anda. 🚀✨ #LeadershipCoach #SelfLeadership #LeadershipDevelopment #ExecutiveCoaching #LeadershipIndonesia90

Perbandingan platform

Statistik per platform media sosial

PlatformPengikutPostinganRata-rata eng.+ / ~ / −
Instagram2.403886 2 0
Threads4160—0 0 0

Pola posting

Postingan per hari dalam seminggu

Kata yang paling banyak disebut

Kata sering di caption postingan Grow with Ati

andaketikaleaderkeputusankitabagaimanamenjadibukantimsemakintentangselfleadershipmemimpintahuteamsendiriorangpalingmampudiritetapmembuatmengambilleadershiplebih#leadershipdevelopment#leadershipcoachjawabmenentukanperluapakahseorangsebagaisatukemampuanbanyakruangcaraharusleaders#selfleadershipmengelolahalpentingsebenarnyamembanguntanggungterussedangtantangan