Analisis Brand

Grow with Ati

Analisis media sosial di 2 platform - 90 hari terakhir

Filter analisis

Pilih satu brand terdaftar dan rentang laporan.

6 brand terdaftar

Brand

▾
2 platformGrow with Ati (Owned) · 24 postingan

Tampilan saat ini

Grow with Ati

90 hari terakhir

24 postingan · 2 platform

Postingan

90 hari terakhir

24

23 Instagram · 0 Facebook · 1 Threads · 0 LinkedIn

Pengikut

2 profil

2.819

Total dari semua platform

Rata-rata engagement / postingan

Suka + komentar

10

Dari 24 postingan terukur

Total engagement

Semua interaksi

243

235 suka · 8 komentar

Sentimen postingan

Distribusi sentimen positif, netral, dan negatif dari 24 postingan

Threads: sentimen teks postingan brand, bukan balasan audiens. Engagement = suka + jumlah balasan; repost dan kutipan tidak termasuk.

Pertumbuhan kumulatif

Total engagement per platform dari waktu ke waktu

Postingan teratas

Postingan dengan engagement tertinggi dari Grow with Ati

Tanggal↓SumberCaptionSuka↓Komentar↓
27 AguIGKadang, anggota tim yang paling sulit bagi kita bukanlah orang yang perlu “diperbaiki”. Dari pengalaman saya sendiri, dan dari percakapan dengan para leader yang saya coach, saya belajar bahwa apa yang membuat seseorang terasa sulit sering kali jauh lebih kompleks daripada sekedar perilakunya. Kadang, itu karena perbedaan cara kerja. Kadang, karena ekspektasi yang belum pernah dikomunikasikan dengan jelas. Dan kadang, orang tersebut hanya sedang memunculkan sesuatu dalam diri kita sebagai leader. Jadi, sebelum mengatakan, “Dia memang sulit,” coba berhenti sejenak dan bertanya: “Perilaku apa yang sebenarnya sulit bagi saya?” Karena ketika kita berhenti memberi label pada orangnya dan mulai memahami perilakunya, kita bisa mulai mengelola apa yang sebenarnya perlu dikelola. Leadership bukan tentang hanya bisa bekerja dengan orang-orang yang mudah dipimpin. Leadership adalah belajar bagaimana tetap efektif memimpin bahkan ketika orang lain tidak bekerja dengan cara yang sama seperti kita. #LeadershipCoaching #LeadershipDevelopment #TeamDynamics #PeopleLeadership #LeadershipMindset260
28 JulIGBanyak leader takut dianggap tidak adil kalau memperlakukan setiap anggota tim dengan cara yang berbeda. Padahal yang sering saya lihat justru sebaliknya. Leader terlalu fokus menyamakan caranya, sampai lupa memastikan apakah feedback yang diberikan benar-benar membantu orang tersebut berkembang. Saya jadi ingin mengajak Anda mempertanyakan satu hal. Apakah Anda mempertahankan satu cara memberi feedback karena itu memang yang paling efektif… …atau hanya karena itu adalah cara yang paling nyaman bagi Anda sebagai leader? Karena pada akhirnya, tujuan feedback bukan agar semua diperlakukan sama. Tujuannya adalah agar setiap orang mampu memberikan performa terbaiknya. 📩 DM Saya kalau Anda sebagai leader sedang mencari cara membangun budaya feedback yang lebih efektif di tim. Mari kita diskusikan bersama. #Leadership #LeadershipCoach #LeadershipDevelopment #FeedbackCulture #PeopleLeadership221
4 AguIGBanyak yang bertanya, “Mengapa masih memilih kuliah S2 di usia 50+?” Jawaban saya bukan sebatas untuk tetap relevan. Karena belajar bisa dilakukan dari banyak tempat. Yang saya cari dari S2 adalah cara berpikir yang lebih luas. Belajar melihat masalah dari berbagai perspektif, menguji asumsi, dan mengambil keputusan dengan lebih kritis. Semakin lama menjadi seorang leader, semakin mudah merasa sudah memiliki banyak jawaban. Padahal, sering kali yang kita butuhkan bukan jawaban baru, melainkan cara berpikir yang baru. Bagi saya, itulah makna self-leadership. Terus belajar bukan karena merasa kurang, tetapi karena selalu ada perspektif yang bisa diperluas. 💬 Menurut Anda, pengalaman belajar apa yang paling mengubah cara berpikir Anda sebagai seorang leader? #SelfLeadership #LeadershipDevelopment #LifelongLearning #LeadershipMindset #LeadershipCoach220
17 JulIG🌿 Calm is the New Competitive Advantage 😩 Capek kerja bukan cuma soal deadline atau target—tapi juga soal emosi yang numpuk tiap hari. Kena marah atasan, drama sama rekan kerja, overthinking soal target, sampai merasa harus selalu kuat di depan semua orang. Kalau dibiarkan terus, semua itu bisa bikin performa kerja menurun tanpa kita sadari. Yuk ikutan webinar “Calm is the New Competitive Advantage”, dirancang khusus untuk para profesional yang mau tetap produktif tanpa harus mengorbankan kesehatan mental. Di webinar ini, kamu akan belajar: ✅ Kenali pemicu emosi negatif di lingkungan kerja. ✅ Cara tetap tenang saat kena tekanan atau kritik. ✅ Bangun komunikasi yang lebih sehat dengan atasan & rekan kerja. ✅ Jaga work-life balance biar nggak burnout. Karena di dunia kerja sekarang, kemampuan untuk tetap tenang bukan lagi sekadar nilai tambah—tapi sudah jadi competitive advantage. 📅 Minggu, 19 Juli 2026 🕗 20.00–21.00 WIB 💻 Online via Zoom 👥 Terbatas hanya untuk 20 peserta. Daftar sekarang lewat QR Code atau link yang ada di poster sebelum kuotanya penuh! #EmotionalIntelligence #ProfessionalDevelopment #WorkplaceWellbeing #OTPAcademy #CareerGrowth180
22 SepIG🔥 Tantangan leadership yang terus berulang perlu dilihat lebih dalam.. bukan sekedar diselesaikan satu per satu. Kalau Anda merasa sudah waktunya memperkuat self-Leadership dan cara Anda memimpin, jangan tunggu sampai tantangan yang sama terus berulang. Feel free to DM saya. Kita bisa mulai dari percakapan sederhana. 📞 #LeadershipCoach #SelfLeadership #LeadershipDevelopment #ExecutiveCoaching #LeadershipIndonesia150

Postingan terbaru

Postingan terbaru dari Grow with Ati

Tanggal↓SumberCaptionSuka↓Komentar↓
8 OktIGSaya melihat banyak leader yang sebenarnya ingin membangun kolaborasi, tetapi tanpa sadar masih menjadi pusat dari hampir semua keputusan. 👉 Tim diminta memberikan pendapat, tetapi keputusan tetap selalu kembali ke leader. 👉 Tim diberi tanggung jawab, tetapi ruang untuk menentukan cara kerjanya sangat terbatas. Pada akhirnya, tim memang bekerja bersama leader, tetapi belum tentu berkolaborasi dengan leader. ‼️ 🍀Kolaborasi yang matang membuat leader tetap memimpin tanpa harus menjadi orang yang paling tahu, paling banyak bicara, atau paling banyak mengambil keputusan. Karena tujuan akhirnya bukan membuat tim semakin bergantung pada leader. Tetapi membuat tim semakin mampu berpikir, berkontribusi, dan mengambil ownership. Dan membangun pola seperti ini tentu tidak selalu mudah. Leader perlu terus mengevaluasi: 🔎 Apakah cara saya memimpin saat ini membuat tim semakin mandiri? atau justru semakin bergantung pada saya? Jika pertanyaan ini sedang relevan dengan tantangan leadership Anda, mari kita bahas bagaimana membangun pola kolaborasi yang membuat tim lebih empowered, accountable, dan tetap aligned dengan arah bisnis. 📩 DM saya untuk berdiskusi lebih lanjut. #Leadership #LeadershipDevelopment #TeamLeadership #PeopleDevelopment #LeadershipCoach80
5 OktIGSeorang leader akan bersinar ketika setiap anggota team didorong dan diberikan kesempatan untuk bersinar sendiri dengan kemampuannya masing-masing. Karena itu.. tugas krusial seorang leader adalah untuk mengenal setiap team member. ✔️ Keterampilan yang dimiliki setiap team member. ✔️ Kekuatan yang dimiliki setiap team member. Setelah mengetahuinya, leaders bisa memikirkan cara menggabungkan kekuatan mereka untuk meraih goals yang dituju. Dengan team member yang lebih senior: ✔️ Akui kekayaan pengalaman mereka sebagai aset berharga. ✔️ Buat narasi kolaboratif dimana leaders menggabungkan perspektif baru dengan wawasan dari pengalaman mereka. ✔️ Posisikan diri leaders sebagai fasilitator untuk bertumbuh dan sukses bersama. ✔️ Kembangkan lingkungan dimana usia menjadi pelengkap inovasi. Kepemimpinan sejati adalah tentang mengatur harmoni antara kekuatan yang beragam, memastikan semua anggota team merasa didengar dan dihargai dalam perjalanan menuju tujuan. 💫🚀 #careercoach #businesscoach #leadership #selfdevelopment #LeadershipCoach60
2 OktIGValue seorang leader bukan tentang seberapa banyak Anda tahu. Tetapi seberapa besar Anda mampu membuat expertise di sekitar Anda menjadi lebih bernilai. 💫 💌 DM saya terbuka jika Anda ingin berbicara lebih lanjut tentang tantangan leadership yang sedang Anda hadapi, dan bagaimana saya dapat mendampingi Anda sebagai Leadership Coach. ✨ #Leadership #LeadershipDevelopment #SelfLeadership #LeadershipCoach #GrowAsALeader100
1 OktIGKetika seseorang bertransisi menjadi leader, ada satu perubahan yang sering kali tidak ikut dibicarakan: 📈 Sumber value-nya ikut berubah. Dulu, expertise mungkin menjadi salah satu alasan Anda dipercaya. Tetapi semakin tinggi posisi Anda, semakin kecil kemungkinan Anda menjadi orang yang paling tahu tentang semuanya. Dan justru itu yang perlu diterima. Let this post be a reminder untuk Anda leaders. 💡Leadership bukan tentang mempertahankan posisi sebagai orang paling expert. Tetapi Leadership sebenarnya terlihat ketika Anda mampu: → Mengenali expertise yang ada di dalam tim → Memberi ruang bagi orang lain untuk berpikir → Mengajukan pertanyaan yang memperluas perspektif → Menantang asumsi sebelum mengambil keputusan → Menggunakan pengalaman untuk membangun judgment, bukan sekadar memberikan jawaban "Experience should give you better judgment—not the need to always be right." Sekarang coba tanyakan ke diri Anda: “Apa yang menjadi value saya ketika saya bukan lagi orang paling expert di ruangan?” Pertanyaan ini layak direnungkan, terutama ketika peran dan tanggung jawab Anda terus berkembang. #Leadership #LeadershipDevelopment #LeadershipTips #PersonalDevelopment #SelfDevelopment20
26 SepIGMenurut saya, accountability seorang leader sebenarnya dimulai jauh sebelum keputusan terlihat oleh team. Dimulai dari bagaimana ia memimpin dirinya sendiri. 🔔 Apakah ia mampu mengelola emosinya ketika keputusan dipertanyakan? 🔔 Apakah ia tetap fokus ketika situasi mulai tidak berjalan sesuai rencana? 🔔 Apakah ia mampu menentukan apa yang perlu dilakukan terlebih dahulu? 🔔 Dan apakah ia cukup berani untuk memiliki keputusan yang sudah dibuatnya? Karena self-leadership bukan hanya tentang disiplin atau kemampuan mengatur diri. Self-leadership adalah kemampuan untuk tetap memimpin diri sendiri, bahkan ketika keadaan tidak mudah. Dan ketika kemampuan ini kuat, kita tidak hanya menjadi leader yang mampu membuat keputusan. Kita menjadi leader yang mau owning keputusan tersebut, menjalankannya, menghadapi konsekuensinya, dan memperbaikinya ketika diperlukan. Itulah yang kemudian dirasakan oleh team sebagai accountability. Kalau Anda merasa masih perlu memperkuat cara Anda mengelola fokus, emosi, prioritas, dan tanggung jawab dalam menjalankan peran sebagai leader, @otp_academy.id membuka kelas: 📚SELF-LEADERSHIP bersama Leadership Coach @reni_tere Lead Yourself Before Leading Others 📅 Besok! Minggu, 27 September 2026 ⏰ 10.00–11.30 WIB 💻 Online via Zoom Ini bisa menjadi ruang untuk mulai melihat dan memperkuat self-leadership Anda. 🚀✨ #LeadershipCoach #SelfLeadership #LeadershipDevelopment #ExecutiveCoaching #LeadershipIndonesia90

Perbandingan platform

Statistik per platform media sosial

PlatformPengikutPostinganRata-rata eng.+ / ~ / −
Instagram2.403231018 5 0
Threads4161150 0 1

Pola posting

Postingan per hari dalam seminggu

Kata yang paling banyak disebut

Kata sering di caption postingan Grow with Ati

andakitaleaderbukanlebihketikaorangtimcaramenjadibagaimanatentangbanyakkeputusansemakinperlu#leadershipdevelopmenttetappaling#leadershipcoachsetiapmemimpinleadershipsebagaidirisatuhalselfleadershiptahuhanyasebenarnyainginsemuamampuapakahseorangteamsendiriseringkalaupentingfeedbackterussedang#leadershiptapiwhatbelajarselalumenentukan